Kejujuran
“Kadang kejujuran sangat menyakitkan, tapi kejujuran akan selalu berbuah kebahagiaan.”
“Dan orang yang bijak adalah orang yang menghargai kejujuran orang lain, walaupun menyakitkan dirinya sendiri.”
“Sebab sesungguhnya, orang yang berusaha jujur adalah seorang kesatria, seorang pejuang sejati yang mampu memenangkan pertarungan paling sengit, pertarungan yang paling melelahkan dan paling menyakitkan, karena orang itu sedang melawan musuh yang paling berat dalam hidupunya, yaitu dirinya sendiri.”
Terima Kasih Okh Kekasihku, Okh Batara Guru….
Kesadaran ini memberikan aku kedamaian, menyadarkan aku bahwa sedih, senang, tawa dan tangis ini adalah hasil dari Karmaku dalam rangka mencapai Keseimbangan itu sendiri, bukan orang lain. Dan Engkau selalu membimbingku , membisikanku melalui Suara KasihMu, Suara Hati Nurani.
Okh Yang Maha Mengasihi….
Jangan biarkan aku menyakiti siapapun dengan pergulatan dalam Diriku. biarlah kejujuran selalu hadir dan mengalir dalam kehidupanku, menyelimuni semua dengan KasihMu, yang akan selalu berbuah Kebahagiaan buat orang-orang di sekitarku. Tak usah Engkau sisakan sedikipun untuku, karena aliran itu sendiri adalah Kebahagiaanku.
Okh Yang Maha Mencintai…..
sadarkanlah aku selalu, baik dalam duka maupun suka bahwa sesungguhnya…
Semua berasal dari DiriMu dan pada akhirnya akan kembali pula kepadaMu.
Semoga Semua Mahluk Berbahagia.




mitha gek
Prinsip itu tidak sejalan denganku…
Tak mengerti kemauanmu yang terdalam seperti apa…
kemisteriusanmu memunculkan tanda tanya paling besar dalam hati…
Hal yang kau lakukan ini menyesakkanku…
Selamat tinggal matahariku yang telah meredupkan cahayanya untukku..
Hope u’ll find your own happiness…
Grab what you want…
I’m happy for you
co-that
cahayaku untukmu tak akan pernah redup… jika jendela masih engkau bukan untuk membiarkannya masuk.. walaupun matahari harus memilih untuk tidak masuk ke dalam kamar.. dan tetap melaksanakan tugasnya menyinari Dunia
Cahya
Jika kejujuran bisa membuka semua kebohongan, mungkin orang akan menemukan bahwa kesedihan itu sering kali tak terhindari…
co-that
seiring dengan kedewasaan… kita harus memilih antara menyakit dengan kejujuran atau mendam kebohongan dalam hati dan semua tersiksa..
Alit Atmaja
Nais Gan..
Alit Atmaja
In fek, dis wan is veri nais… teng kyu
Wayan Agus Yudiana
Kania Potter
Mmm…. Jujur ma orang lain yang paling sulit. Karena kadang qt selalu memikirkan dampak dari kejujuran itu. Jujur pada-Nya yang paling mudah. Nice post Yud. Seperti biasanya ^_^
Wayan Agus Yudiana
Betul Nia.. Halangan paling besar kita untuk jujur adalah ketakutan bahwa kejujuran itu akan menyakiti orang lain… Seiring perjalanan Hidup, kita harus memilih antara tetap memendam atau jujur dengan konsekwansi menyakiti orang lain.. Bahkan lebih lagi menyakiti diri sendiri.Thx sis..
mitha gek
hhhhh….
seandainya bisa ku lakukan hal itu…
Berat…
Putu Dina
jujur sama diri sendiri juga susah pak…..been there…xixixixi
Kania Potter
@Yudi : setuju. lebih baik jujur daripada memendam dan akhirnya sakit hehehehe.@dina: ego kadang yang menghalanì qita untuk jujur pada diri sendiri.Kenapa qt lebih jujur, dapat lebih terbuka pada-Nya? Apa karena qita tidak dapat melihat Beliau sehingga qt merasa lebih tenang jika bercerita pada-Nya. Ataukah karena Beliau sangat sangat sangat dekat dengan qt.. Dalam tiap nafas, dalam aliran darah, dalam tiap detik waktu, dalam gerak langkah kita. Hehehehe.
Wayan Agus Yudiana
@Dina itulah poin dari tulisan ini Fighting Your Self
@Nia Karena Dia Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang
co-that
@Mitha *Peluk* masih boleh gak ya??
mitha gek
Hhhhh…
Berat..tapi ga mow memperpanjang lagi..
Damaikan saja semuanya..
Alit Arimbawa
ikut nyimak aja gan…
Yusfi Ardiansyah
ikut sundul ah gan up up :p