04
Feb
Rumah Sejati
“Dia bagaikan seorang Ibu yang melepas anak kesayangan-Nya di dunia fana/maya,
dan telah berkali-kali Dia mengirim Pelayan-Nya yang paling setia, untuk mengantarkan
anak-Nya pulang ke Rumah Sejati dengan jalan Kasih Yang Paling Utama, namaun kadang
kita tidak menyadari Kasih itu dengan sempurna”.
“Dan sesungguhnya, Rumah itu tidaklah terlalu jauh dari kita, hanya saja kita belum mengetahui
kalau itu sebenarnya adalah rumah kita, kiblat kita, tujuan kita dan tempat kita
kembali merasakan Belaian-Nya, Kasih-Nya dan Cinta-Nya yang sempurna”.
HATI KITA SENDIRI




Anonymous
Cahya
Namun janganlah semua orang kemudian buru-buru berpulang
Aja Aci
iya di hati kita Dia bersemayam …. bagaikan dua burung yang hinggap di sebatang dahan,,, Dia menjadi saksi apa yang kita perbuat,,, tapi Dia juga yang memberikan tuntunan serta inspirasi,,, Dia yang memberi semangat kita di kala lelah dan bingung dalam hutan rimba kehidupan yang terkadang sering menyeret untuk mebawa kita tersesat…. dalam keheningan kita bisa merasakan Dia selalu ada dekat dengan kita di hati kita….Dia yang………“Dia bagaikan seorang Ibu yang melepas anak kesayangan-Nya di dunia fana/maya,dan telah berkali-kali Dia mengirim Pelayan-Nya yang paling setia, untuk mengantarkananak-Nya pulang ke Rumah Sejati dengan jalan Kasih Yang Paling Utama, namaun kadangkita tidak menyadari Kasih itu dengan sempurna”.itulah sejatinya Paratmatma…. Yang Maha Mulia… Yang Maha Indah …. Tuhan yang bersemayam di hati kita……..
Aci Aja
iya di hati kita Dia bersemayam …. bagaikan dua burung yang hinggap di sebatang dahan,,, Dia menjadi saksi apa yang kita perbuat,,, tapi Dia juga yang memberikan tuntunan serta inspirasi,,, Dia yang memberi semangat kita di kala lelah dan bingung dalam hutan rimba kehidupan yang terkadang sering menyeret untuk mebawa kita tersesat…. dalam keheningan kita bisa merasakan Dia selalu ada dekat dengan kita di hati kita….Dia yang………“Dia bagaikan seorang Ibu yang melepas anak kesayangan-Nya di dunia fana/maya,dan telah berkali-kali Dia mengirim Pelayan-Nya yang paling setia, untuk mengantarkananak-Nya pulang ke Rumah Sejati dengan jalan Kasih Yang Paling Utama, namaun kadangkita tidak menyadari Kasih itu dengan sempurna”.itulah sejatinya Paratmatma…. Yang Maha Mulia… Yang Maha Indah …. Tuhan yang bersemayam di hati kita……..
Aja Aci
=) =)
Aci Aja
=) =)
Dewi Hasri
iya di hati kita Dia bersemayam …. bagaikan dua burung yang hinggap di sebatang dahan,,, Dia menjadi saksi apa yang kita perbuat,,, tapi Dia juga yang memberikan tuntunan serta inspirasi,,, Dia yang memberi semangat kita di kala lelah dan bingung dalam hutan rimba kehidupan yang terkadang sering menyeret untuk mebawa kita tersesat…. dalam keheningan kita bisa merasakan Dia selalu ada dekat dengan kita di hati kita….Dia yang………“Dia bagaikan seorang Ibu yang melepas anak kesayangan-Nya di dunia fana/maya,dan telah berkali-kali Dia mengirim Pelayan-Nya yang paling setia, untuk mengantarkananak-Nya pulang ke Rumah Sejati dengan jalan Kasih Yang Paling Utama, namaun kadangkita tidak menyadari Kasih itu dengan sempurna”.itulah sejatinya Paratmatma…. Yang Maha Mulia… Yang Maha Indah …. Tuhan yang bersemayam di hati kita……..
Wayan Agus Yudiana
Dewi Hasri
=) =)
Alit Arimbawa
Yuanita Sandra Wijaya
ikut senyum ah:)He always near with us…
Wayan Agus Yudiana
in us
Yuanita Sandra Wijaya
ga mau nyombong ah…:P
Wayan Agus Yudiana
tumben?
Sonia Alina H.
numpang jempol aja Bli
Wayan Agus Yudiana
sok
Akahito Fukumitsu
Pecahkan saja Gelasnya
Biar Pecah…..
co-that
@chaya kenapa??
@Doni *nyemak palu*
Pradnya Paramitha
beli rumah
jd keigat sodara-sodara yang uh berpulang k rmah sejatinya niihh
Cahya
Help others, so we can come home together peacefuly