Kasta
Monday, November 30th, 2009Swami Śivānanda:
“Seorang Brāhmaṇa bukanlah Brāhmaṇa, bila ia tidak dikaruniai oleh watak yang murni dan baik serta bila ia menjalani kehidupan yang tidak bermoral dan pemboros. Seorang Śūdra adalah Brāhmaṇa, bila ia menjalani kehidupan yang bajik dan mulia.”
Sebagai contoh bagaimana keagungan jiwa Vidūra. Bagaimana mulia, terus terang, ketulusan siswa Satyakāma Jābāla dalam Chāndogya Upaniṣad. Golongan merupakan masalah sifat dan fungsinya, bukan hanya keturunan.
cātur varṇyam mayā sṛśtaṁ guṇa karma vibhāgaśaḥ
Tasya kartaram api mam viddhy akartāram avyayam
Aku ciptakan cātur varṇa (empat pembagian profesi masyarakat)
menurut tiga sifat alam (triguṇa) dan pekerjaan (karma)
yang terkait dengan sifat itu. Walaupun Aku yang menciptakan sistem ini,
ketahuilah Aku sebagai yang tidak berbuat, karena Aku tidak dapat diubah
(Bhagavadgītā IV.13)
BHISAMA PHDI TENTANG CATUR WARNA
http://www.iloveblue.com/printnews.php?jenis=article&pid=757
mari kita luruskan!!
Semoga semua mahluk, skali lagi SEMUA MAHLUK (gak peduli agama dan kastanya apa) berbahagia.


