Archive for July, 2008

My EOS 500, Learning How to Use It

Monday, July 14th, 2008

Pegal-pegal, habis ngangkat almari kayu saat membantu Om Nengah pindah rumah, mendadak berkurang saat tiba-tiba pintu lemari tersebut terbuka dan sebuah benda hitam yang keluar dari dalamnya menimpaku tepat di jidat. Adrenalin yang dicuatkan oleh reaksi reflex saat ingin menghindari benda tadi mengobati rasa letih. Tangan pun, tanpa diperintahkan menangkap tali yang bertuliskan Canon,yang mengikat benda itu. Ya yang aku tangkap adalah sebuah kamera Analog bermerek Canon, dengan seri EOS 500 milik Om Nengah.

Segera kugantungkan kamera itu di leher, agar terkesan menjaga biar tidak tertimpa benda benda yang mau dipindahkan, (padahal berharap biar nempel terus ampe rumah :D ). Selepas berbenah dan merapikan semua barang-brang yang ada, sesi perbincangan ringan melepas lelahpun diselenggarakan di depan teras bergaya Bali dengan ukiran khasnya, yang membedakan dengan rumah rumah sekitar komplek tersebut. Telanjang dada, dengan keringan masih bercucuran menghiasi percakapan kami(kamera masih ngegantung nih di dada… hehhehe gak mau lemapas). Sampailah dimana aku mulai mempertanyakan kiprah sang kamera analog yang aku usap2 penuh rasa sayang layaknya milik sendiri(berharap om sadar betapa sayangnya aku ma kamra itu entar kalau jad miliku kekekke). satu… dua… tiga…. (menghitung dalam hati) jrengggg sebuah kalimat keluar dari bibir Om Nengah “Kamu keliatannya suka ma kamera itu Gus… kamuambil aja, Om udah gak pernah make lagi..” Hahahhaha akhirnyaaaa!! saat yang aku tunggu2 tiba… harapan ku dari semenjak memegangnya pertama kali kesampaian juga. Kamera itu jatuh ketangan orang yang tepat (ueeeekk cuihh!!).

Beberapa hari di simpan di lemari, akhirnya aku bawa ke seorang pakar foto di kantor, khsusnya pengkoleksi kamera-kamera tua… Yups sapa lagi kalau bukan Mas Yaya. Atasa sarannya kamera, yang sedikit agak jamuran itu mulai aku bersihkan dan mulai bisa berfungsi dengan baik.

Uihihihihihihiih Akhinya aku punya kamera analog yang berkwalitas kekekekkek sekarang belajar makenya :( susah kayaknya heheheh

Just a Quote of Life

Thursday, July 3rd, 2008

Belajar untuk mencari keheningan dalam keramaian, kedamaian dalam kesembrawutan,penjelasan dalam kebingungan dan cinta dalam kebencian :)

Dan belajar untuk menerima semua penderitaan sebagai karma dari perbuatan kita terdahulu, membawa pemahaman akan perjalanan ini yang demikian berarti.

Tangis, tekanan dan air mata mengantar pada kelegaan batin yang dalam, walau sekarang semua itu tak lagi dapat dibedakan dengan kesenangan dan tawa. Hanya berusaha meletakan kebahagiaan diantaranya.

Mengalir dan mengalir…. membasuh setiap hal yang dilalui dengan kesejukan hati.

Semoga alam semesta dan isinya diberkati dan selalu berbahagia

OM

Switch to our mobile site