Archive for the ‘Computer Science’ Category

Upgrade dan Redesign Kesederhanaan

Saturday, January 10th, 2009

Jumat Malam di Wisma Mulia lt 11. 02:59 wib harusnya merupakan waktu untuk maen Dota ampe pagi :)

Mata sembab, perut berontak, dan gangguan sepi serta keheningan menemani letihku malam ini. Seharian aku berkecambuk dengan error yang muncul dari beberapa plugin wordpress bikinan sendiri, yang aku coba  implementasikan pada wordpress versi 2.7 besutan terbaru. Ya memang dari kemarin malam aku sudah mencoba untuk melakukan update wordpress ku secara manual, walaupun sempat disarankan untuk memakai tools yang mempermudah oleh Imansyah.

Tapi ya namanya suka iseng, selalu timbul keinginan untuk  melakukannya dengan cara yang konvensional sehingga kontrol sepenuhnya di tangan kita. Bahkan dengan keisengan itu pula berhasil “mempoligamikan” beberapa plugin buatan sendiri tersebut dengan lancar (walaupun ada bebrapa yang menuntut cerai layaknya artis). Seperti kata Podelz Kalau semuanya pake tools kapan belajar!, Hmm sebuah semangat yang sederhana namun bisa meresap di pikiranku.

Punggung rasanya mulai melengkung ditarik  gravitasi yang diperkuat dengan posisiku sekarang yang terpisah 11 lantai dari ground floor. Dada mulai sesak dipenuhi udara dari air-conditioner yang sebagian telah dipadamkan untuk penghematan energi. Dan dari tadi  perut ini hanya disuplay dengan sebotol air putih yang disiapkan Mas Udin Office Boy kesayangan lantai ini karena keramahan dan kerajinannya:).

Akhh tapi letih ini terbayar dengan kepuasan bisa melihat blogku ini tersenyum dengan wajahnya yang baru. Wajah yang lebih sederhana, yang sengaja aku pilih dengan harapan kehidupanku, yang akan aku tuangkan di sini pun akan lebih sederhana namun lebih bermakna. Theme dengan judul Green Apple sedikit aku modifikasi dengan menambahkan background Shiva Nata Raja yang berwibawa, berharap selalu mengiringi perjalananku dengan dua buah apple melambangkan “Kesederhanaan” yang ingin aku bagi dengan seseorang dalam perjalanan tersebut  kelak :)

Dari sisi teknologi, WordPress 2.7 mempunyai bayak keunggulan dibanding pndahulunya (versi 2.1) yang aku pakai sebelumnya. Versi ini banyak mengimplementasikan Ajax dalam melakukan administrasi kontennya walau secara functionality umum sebenarnya tidak banyak berubah. Akhhh letih rasanya badan ini, tapi senyum puas bisa terbesit keluar menikmati hasil kerja yang sederhana ini. Semoga bisa pula menyejukan mata para pembacanya…..

Quote : “Hanya ingin mencintaimu dengan sederhana”

-nightelf-

No Need allot of Money to Get a Great Facilities

Thursday, May 15th, 2008

Pernahkah kita membayangkan, desa kelahiran kita yang mungkin letaknya di pelosok , memiliki sebuah laboratorium untuk para pemudanya mengembangkan diri, siap bersaing secara individu di dunia yang sudah mulai datar ini??, dan fasilitas itu bisa diperoleh dengan biaya yang sangat murah? Membayangkan bagaimana pemuda pengrajin ukiran khas daerah setempat, yang selama ini hanya menjadi “buruh” para distributor, menjajakan hasil karya mereka di Friendster/ Multiply / bloger.com atau Kaskus.us atau bahkan e-bay(kalo gak di black list indonesia :D )? dan ikutan berperan dalam distribusi hasil keringat mereka sendiri, keseluruh belahan dunia? Di dunia dengan teknologi yang mulai mendatarkan dunia itu sendiri, semua itu sangatlah mungkin.

Bermula dari kebutuhan akan sebuah server, untuk development aplikasi berbasis PHP-Mysql, yang sebenarnya tidaklah membutuhkan spesifikasi mesin yang tinggi, apalagi tampilan grafik yang aduhai, ide gila ini muncul dengan tiba-tiba.

Pagi itu,tak sengaja perhatianku tertuju pada beberapa PC bekas yang telah lama tidak digunakan, yang diletakkan di kolong meja beberapa senior di kantor. Dan saat itu juga teringat sebuah petikan yang disampaikan Lhutfhy (bener gak sih tulisan loo kayak gini?? salah terus gw :D ) beberapa hari sebelumnya, “System yang baik bukanlah System yang memiliki fungsi yang lengkap untuk kebutuhan semua orang, tapi System yang memiliki fungsi yang lengkap untuk kebutuhan orang yang menjalankan System tersebut”. Kembali aku bertanya, pada diriku, untuk melakukan Komperasi kebutuhanku saat ini. Yang aku butuhkan sekarang hanyalah mesin development yang usernya sudah pasti hanya diri sendiri dan hanya akan menggunakan service dari Apache dan Mysql. Kebutuhan ini tidaklah membutuhkan spek mesin yang tinggi apalagi Operating System dengan Graphical User Interface yang wah, aduhai, dan bahenol seperti yang ditawarkan beberapa OS dari vendor terkenal, dan dengan haraga beberapa ratus dolar.

Dari situ aku mulai mengumpulkan beberapa PC bekas (Processor Intel Pentium III 650Mhz, HD 12 GHz, Memory 256Mhz)yang tidak dipakai tersebut, test drive, dan tokcer BIOS muncul dengan senyum lebar. Mantap jalan semua, sekarang tinggal mencari solusi OS yang murah namun powerful dan mudah untuk dioperasikan. Berikut beberapa pilihan OS yang pernah aku gunakan:

1. Mac OS X? heheheh udah pasti mahal dan gak mungkin jalan dengan mulus di PC rakitan berbasis Intel bukan besutan Apple.

2. Windows Vista? hmmmmmm kelaut aje dengan spek seperti itu, minimum memory aja 2 GHz (recommended), yang ada malah meledak tu PC butut.

3. Windows XP?? hmmmmmm tetep aja terlalu mahal jika aku compare dengan kebutuhanku.

Pastilah pilihanku jatuh pada beberapa distro Linux.

4. Red Hat dan variannya?, walupun ada yang gratisan, aku cuma punya 1 CD kosong, itu juga minta Ma Mas Eka seniorku skaligus empunya PC bekas tersebut, masak udah ngerampok PC-nya, sekarang minta CDnya banyak2 pula kekekek gak deh.

Tak pelak lagi OS Idolku jatuh pada Ubuntu Sang Linux For Human Being, Ksatria Pringgondani (lah ini kok kayak Gatotkaca?) yang tentu distribusinya bisa aku donwload pada saat itu juga dengan gratis dan langsung burn ke 1 keping CD rampokan dari Mas Eka tadi. Dan perlu aku garis bawahi, Distribusi yang aku donlot adalah Ubuntu 8 yang merupakan RELEASE TERBARU.

Aku Instal, gak nyampe setengah jam proses instalasi + instalasi program yang aku butuhkan seperti FreeNX untuk remote desktop, OpenSsh dan Ftp untuk secure remote console dan file sharing, Apache,Php dan Mysql untuk web development, dan abrakadabra…… JREEEEEEEEENGGGGGGG sebuah mesin development yang aku butuhkan-pun siap “menari-nari” di depanku. OS Ubuntu Versi terbaru yang berjalan diatas PC bekas dengan spek yang ampun dah, kalo dijual mungkin udah gak ada yang mau beli lagi, kecuali tukang besi kiloan, Namun sekarang siap aku gunakan untuk development Web Berbasis PHP-Mysql dan maenan “Si Pinguin” yang lucu itu(red Linux) baik untuk Ngenet, Chating, Coding, Parsing,Debuging ammmppee Nungging.

  1. Remote My Little Ubuntu from My Cute Mac OS X

Dari situlah aku berfikir bahwa untuk mendapatkan sebuah fasilitas yang bagus tidaklah membutuhkan biaya yang besar. Bayangkan bila PC2 bekas itu aku kumpulkan dari perusahaan2 yang udah gak memerlukannya lagi atau instansi pemerintah yang udah upgrade ke system yang terbaru tanpa disertai dengan upgrade kebutuhan dan OTAK!!!!. Lalu Linux sebagai OS-nya yang gratis, dan dengan koneksi internet paket speedy office(biaya minta aja ma pemda,dari pada dikorupsi :P ), sebuah lab yang terhubung ke Internetpun terbentuk tanpa biaya yang mahal. Bayangkan kalau fasilitas tersebut dimanfaatkan oleh desa2 dengan usaha kecil dan rumahtangga sebagai basis ekonominya, atau sekolah2 memiliki anak didik dengan semangat untuk maju namun tertindas oleh anak2 pejabat yang menyingkirkan mereka dengan kekuatan ekonomi dan kekuasaan. dengan sedikit arahan dan training singkat, aku yakin mereka (red para pemuda dan siswa) mampu mengembangkan kreatifitas diri dan berkreasi di dunia maya dan bersaing dengan mereka yang disuport dengan fasilitas lengkap bahkan sangat berlebih dari orangtua (sukur2 buakan hasil korupsi) namun tiada dapat memanfaatkannya.

Mungkinkah aku mewujudkannya setidaknya untuk desa dan almamaterku sendiri di desa nun jauh disana?? melihat apa yang dilakukan Om Ono W Purbo…… kenapa gak!!!! KASI DAHHHH!!!

Kuliah Apa Yang Pantas Untuk Seorang IT Developer?

Wednesday, January 30th, 2008

Pagi itu pukul 07.00, dering HP yang tergeletak di sebelah tempat merobek kelopak mata, memaksa retina mata yang belum siap ini, menyerap matahari pagi berlebihan. Kuraih HP yang juga bergetar, sehingga benturannya dengan lantai kramik kamar menjadi tambahan dering yang semakin menambah suasana berisik di pagi ini. Namun setelah melihat nama yang tercantum di HP adalah atasanku di kantor, Hm Hm kubenahi suaraku yang masih meredam karena baru bangun sehingga tidak terdengar kurang sopan, mencirikan aku masih belum sadar penuh, dan akupun segera jawab panggilan itu. “Yud jam 8 bisa ikutan meeting di lt.5 membahas masalah kemarin?”, tanya beliau sopan. “Oh OK pak saya segera ke kantor”. sahutku menyanggupi permintaan Beliau. Dan segera pula aku bangkit dari tempat tidur, walaupun badan rasanya masih ingin berbaring dan terasa sedikit nyeri, mungkin karena terpaan kipas angin yang semalaman serasa menusuk masuk melalui pori-pori, tanpa permisi menerobos ke tulang-tulangku. Mandi dan sembahyang adalah dua hal wajib yang aku lakoni setiap pagi menjelang ke kantor (ganti baju juga lahhhhh), ya hanya itu, begitu pula sepulang kantor, cuma bedanya sepulang kantor mandi optional kekekekkekek.

Setibanya di kantor, sang waktu terus berlari tanpa kompromi, tak terasa pukul 8 pagi sudah ditunjukan jam meja bertuliskan Microsoft, hasil rampasan dari Boby IT VaS. Waktu untuk aku segera menuju lantai 5 Wisma Mulia untuk menghadiri meeting dengan rekan-rekan dari marketing. Jamuan teh hangat dan gorengan manis menyambut kedatangan seorang tenaga IT(red:buruh IT) di ruangan meeting dimana dia telah ditunggu oleh rekan rekan dari marketing, dengan presentasi power point yang telah disiapkan di sebuah laptop bertitle ThinkPad besutan IBM dan dibiaskan ke layar putih layaknya layar tancap yang siap memutar film Box Office yang terbaru (emang ada yaa??? :D ). Dan film-pun dimulai, dengan bahasa marketing tanpa pilihan subtitle IT language seperti C++,.Net, Java,PHP,Perl, Phiton,Samba,Cobra (ini kok kayak kebun binatang jadinya?? melata semua lagi hahahha), yahhh setidaknya bahasa UML atau sekedar Use Case, atau bahkan bahasa yang sedikit dimengerti oleh orang IT. Yah memang itulah salah stu tugas seorang IT Developer untuk menerjemahkan bahasa user yang kadang tidak mau peduli tentang kesulitan orang IT, dan hanya pedulu dengan permintaan mereka serta selalu menganggap IT bisa menyelesaikannya dengan seksama dan tempo sesingkat-singkatnya (udah kayak bikin naskah proklamasi aja, mana naskah proklamasi gak pake parsing, debuging, dan belum lagi error di mana2 mending cuma warning :D .). Akhirnya setelah film selesa, dan aku hanya melihat gambar tampa tau jalan cerita dari film itu, mulailah aku coba menggunakan bahasa isyarat untuk mengarahkan bahasa sang user untuk bisa dipahami oleh bahasa kami. Yahh pada akhirnya ada sedikit bayangan apa yang sebenarnya terjadi pada film tadi, tau siapa antagonis siapa yang bengis dan siapa yang baik hati.

Pukul 9 lewat 30 menit 20 detik, aku teringat kalau hari ini juga ada meeting di lt 18 dengan rekan-rekan HR dan GA dan beberapa vendor mereka. segera bergegas ke bioskop berikutnya yang kali ini tanpa layar dan langsung secara 3 dimensi dilakoni di depan mata. Hmmm yang ini lebih sengit, mendekati film action mandarin dengan khas jurus mabuk sebagai senjata pamungkas untuk solusi terakhir mengalahkan musuh besar. Yahh seperti biasa, alot dan penuh perbedaan pendapat selalu menjadi hal yang biasa dalam sebuah meeting dengan user yang bahkan bahasanya sendiri masih belum nyambung, dan kita sebagai penengah harus bisa sabar dan berusaha menjadi penerjemah bahasa mereka. Eit belum selesai tugas translator IT, berikutnya menerjemahkan bahasa mereka ke dalam bahasa IT sendiri :( . Yahh begitulah meeting berlangsung alot samapai tak terasa waktu makan siang telah lewat dan makanan di Pentri yang harusnya gratis sudah habis dan harus merogoh gocek sendiri untuk membeli makan di bawah.
Sambil makan aku merenung dan bertanya dalam hati, apakah aku dulu tepat mengambil jurusan IT?? Dengan kenyataan dimana Ilmu IT gak cukup untuk memenuhi kebutuhan user seperti diatas. mari kita rinci satu per satu ilmu yang kira-kira harus dikuasai oleh seoarang IT developer:

1. Ilmu Bahasa dimana orang IT hasur mengerti dan bisa menerjemahkan berbagai bahasa dari user. Dapat kuliah Ilmu Komunikasi dan hubungan Internasional :p

2. Finance orang IT harus mengerti tentang finansial karena emang pasti akan berhubungan dengan user Finance mengerti apa itu alur dari PR samapai PO dan menjadi Invoice. dan lagi juga harus bisa mengontrol finansial sendiri, bisa dilihat dari selalu kehabisan makanan gratis di pentri :p kekekekke jadi harus dapet kuliah Accounting dang Ekonomi.

3. Human Resource mesti mengerti masalah2 di Human Resource karena baik secara business process maupun fisikologi orang, belajar mengerti apa yang dibagsud user tanpa mengerti bahasa mereka. belajar sabar menghadapi orang. Kuliah fisikologi wajib bagi orang IT kalau perlu ada kelas meditasi dan yoga untuk menengkan dan mengontrol diri kekakkakaka.

4. Marketing yahhh kasusnya kayak yang diatas lahh, harus mengerti bagai mana teknik marketing, prediksi dan analisa market share, survei, presentasi dlll yahh kulah marketing lahhhh

5. Logistic, budgeting, Pajak(DPP, WHT, pasal 23) dannn banyak lagi…. jadi waktu kuliah 4 tahun kayaknya gak cukup buat menjadi orang IT developer hahhahahahahahahah

peace !!!

The Power of Dream

Friday, June 8th, 2007

Akhirnya setelah lama vakum, aku kembali lagi nulis di sini. Sebenarnya ada banyak cerita selama absennya aku nulis disini. Beberapa hari ini aku sedikit dikejar target dari kerjaan, tapi kegiatan menulis tetap jalan. Namun aku tidak menulis di blog ini, aku juga membangun sebuah blog tentang product-product Apple Inc. Yup ide ini muncul setelah aku beberapa hari memegang salah satu dari product-product apple yang menurutku penuh dengan inovasi yang sangat mengagumkan. Bagai mana tidak, kekalahan apple dalam dunia perangkat lunak khususnya Operatig System, dari raksasa Redmond Microsoft, dibalas dengan peluncuran product pemutar music iPod, yang menghebohkan dunia, padahal sebelum itu banyak pabrikan-pabrikan lain seperti Creative yang terlebih dahulu bergerak di pasar pemutar Music. Namun dengan inovasi yang sangat mengagumkan, Apple mampu mempersembahkan sesuatu yang “biasa tapi berbeda” pada customernya.

Sebentar lagi salah satu result dari “The Power of Dream” (eh ini kan slogannya Honda ya?? Pinjem bentar deh…) akan diluncurkan. Dan belum diluncurkan saja, sudah membikin ketar-ketir pabrikan pendahulunya. Ya iPhone, satu lagi buah inovasi Apple yang membuat Nokia dan produsen gedget lainnya mulai bersiap-siap (seperti yang diberitakan detik). iPhone dengan navigasi dua jarinya menjadi hal yang sungguh mengagumkan yang tidak terbayangkan sebalumnya. Padahal tidak ada teknologi baru yang diimplentasikan seperti halnya layanan seluler generasi ke tiga (GSM 3G), namun Apple selalu bisa menjadikan sesuatu yang biasa itu menjadi luar biasa.

Namun Apple juga tidak meninggalkan core business-nya, yaitu machine dan Operating System. Peluncuran bayi-bayi imut nan menggemaskan serta cerdas berotak Intel Core 2 Duo, juga menarik perhatian pasar IT sekarang ini. Selain memberikan kesempatan bagi pernggunanya untuk menjalankan Operating System Intel base di machine-nya, Apple juga menawarkan prestise dan kesan elegan namun tetap “gaul” pada product notebooknya yang terbaru. Ya Macbook dengan processor Intel, selain bisa untuk para profesional juga sangat pass buat anak muda gaul yang menggandrungi dunia IT, liat saja di mall-mall yang memberikan fasilitas Airport untuk Internet gratis buat para pecandu Internet yang kebanyakan anak-anak muda. Sebenarnya produk ini biasa-biasa saja dari segi fungsionalitas, namun sekali lagi Apple memberi sentuhan lain seperti yang aku paparkan diatas.

Terus apakah kita harus membali semua inovasi itu? Tidak! tulisan ini bukan bermagsud untuk promosi produk-produk apple, namun lebih ingin utuk mengajak kita melihat bagai mana inovasi bisa membuat hal yang biasa menjadi luar biasa dan mimpi menjadi kenyataan. Tulisan ini tidak bermagsud mengajak untuk berfikiran konsumtif, namun ingin mengajak semua pembaca untuk meningkatkan potensi diri dengan berinovasi sesuai dengan kemampuan diri masing-masing. Mudah-mudahan di masa yang akan datang muncul banyak Stive Jobs Indonesia yang memberi titik cerah untuk kebangkitan bangsa ini.

My New Cute White Baby

Tuesday, May 29th, 2007

APPLE MacBook MB062ZP/A Cute, elegant, powerful and white!! Heheh that was the words coming out from my mind for the first time I saw the design of this beautiful Apple Product. Designed and built for today’s digital lifestyle, the Mac offers a complete and integrated ensemble of digital tools called iLife. In addition to iTunes and iPhoto, iLife includes GarageBand, iMovie and, on all systems equipped with a SuperDrive, iDVD, as well. Like the Mac itself, the iLife suite of applications is easy to use and work together flawlessly. Create a musical masterpiece in GarageBand, then listen to it on iPod or add it to a home movie or DVD slideshow. You’ll use iMovie to turn raw video footage into polished films — complete with soundtracks, titling and effects — that friends will actually ask to watch over and over again. And iDVD will let you burn your photos and movies onto DVDs that can be played on most commercially available DVD players.

And the most important MacBook, with Intel Core 2 Duo support, makes installing Intel base OS such as Windows, Linux and Free BSD, is possible in Apple machine (use BootCamp to make double OS in MacBook or MacBook Pro, see Installing Dualboot with Bootcamp in MacBook). This possibility has made this product become next apple products booming after the success of iPod. And it made me decided to buy one hehehe.

Oh God I love my new baby so much!

Detail Specifications:

APPLE MacBook MB062ZP

Platform   Portable Multimedia Notebook
Processor Type   Intel Core 2 Duo
Processor Onboard   Intel Core 2 Duo 2.16 GHz
Standard Memory   2x 512 MB DDR2 SDRAM PC-5300
Max. Memory   2 GB (2 DIMMs)
Video Type   Intel GMA 950 64 MB (shared)
Display Size   13.3″ WXGA TFT
Display Resolutions   1280 x 800
Audio Type   Integrated
Speakers Type   Integrated
Hard Drive Type   120 GB 5400 RPM
Optical Drive Type   DVD±RW Combo
Modem   Optional
Networking   Built-in 10/100/1000BASE-T (Gigabit)
Network Speed   10 / 100 / 1000 Mbps
Wireless Network Type   AirPort Extreme
Wireless Network Protocol   IEEE 802.11g
Wireless Bluetooth   Integrated
Keyboard   Full-size 78 keys
Trackpad   Solid-state trackpad
Slot Provided   Not Available
Expansion Provided   1 x Firewire, 2 x USB 2.0
O/S Provided   Mac OS X version 10.4 Tiger
Battery Type   Rechargeable Lithium-ion Battery
Avg. Battery Run Time   6 hours
Power Supply   AC Adapter
Dimension (WHD)   325 x 27.5 x 227 mm
Weight   2.4 kg

Ohh with this new baby, I’ll try to explore again my ability about Web Design, Photography, and of course writing (red: bloging ) hehehehe. Now I can write my blog at home and go home earlier then before. Wanna see some thing funny?? see this

Switch to our mobile site